Bisnis saling asih asah dan asuh peluang usaha

Contoh percakapan waiter menyambut tamu di sebuah restaurant

Posted by Kakakku Kerja Di Rumah Kamis, 09 Februari 2012 0 komentar

Jangan canggung di depan restoran ketika pelayan datang untuk melayani Anda. Pelajari percakapan bahasa Inggris di bawah ini dan Anda akan merasa lebih nyaman untuk menangani situasi tersebut.
Example 1
Waiter : Excuse me, how many people?
You    : Five, can we get a non-smoking section?
Waiter : Sure but there are few people ahead of you right now.
You    : How long do we have to wait?
Waiter : Around five to ten minutes
contoh 1
Pelayan: Maaf, untuk berapa orang?
Anda: Lima,  bisakah kita mendapatkan bagian bebas rokok?
Pelayan: Tentu tetapi ada beberapa orang sudah memesan sekarang.
Anda: Berapa lama kita harus menunggu?
Pelayan: Sekitar lima sampai sepuluh menit
Example 2
Waiter : How many do you have?
You    : Just two. Can we have a table outside?
Waiter : You may have to wait for a while.
You    : For how long?
Waiter : Twenty minutes
You    : Well, I think we’ll try another place then. Thank you!
contoh 2
Pelayan: Berapa banyak yang mau makan?
Anda: Hanya dua. Bisakah kita pesan meja diluar?
Pelayan: Anda harus menunggu sebentar ya.
Anda: Untuk berapa lama nih?
Pelayan: Dua puluh menit
Anda: Saya pikir kita akan mencoba tempat lain aja deh ( ga jadi mesan mode : on :D ). Terima kasih!
Wkkwkwk ternyata mesen meja di restoran ala luar negri itu beribut banget ya sobat BBIY. Pake acara mesen meja dulu sebelum makan. Nggak kayak diwarteg yang langsung nongkrong dan langsung juga nyomotin makanannya :D

Contoh percakapan di restoran mengunakan Bahasa Inggris. Waiter : Good afternoon. Jerry : Yes, Good afternoon. Waiter : Can I help you? Jerry : I want pizza with topping cheeze. And you Helen. Helen : Pizza with potatoes. Waiter : Drink? Jerry : Two orange juice please. Waiter : Ok. Wait a moment.

Read more at: http://www.sekolahoke.com/2012/02/contoh-percakapan-di-restoran-dalam.html
Copyright Sekolahoke.com - Belajar Bahasa Inggris Online di sekolahoke.com yuk! Klik aja http://www.sekolahoke.com/ Under Common Share Alike Atribution

Contoh percakapan di restoran mengunakan Bahasa Inggris. Waiter : Good afternoon. Jerry : Yes, Good afternoon. Waiter : Can I help you? Jerry : I want pizza with topping cheeze. And you Helen. Helen : Pizza with potatoes. Waiter : Drink? Jerry : Two orange juice please. Waiter : Ok. Wait a moment.

Read more at: http://www.sekolahoke.com/2012/02/contoh-percakapan-di-restoran-dalam.html
Copyright Sekolahoke.com - Belajar Bahasa Inggris Online di sekolahoke.com yuk! Klik aja http://www.sekolahoke.com/ Under Common Share Alike Atribution
Contoh Percakapan di Restoran dalam Bahasa Inggris Contoh percakapan di restoran mengunakan Bahasa Inggris. Waiter : Good afternoon. Jerry : Yes, Good afternoon. Waiter : Can I help you? Jerry : I want pizza with topping cheeze. And you Helen. Helen : Pizza with potatoes. Waiter : Drink? Jerry : Two orange juice please. Waiter : Ok. Wait a moment.

Read more at: http://www.sekolahoke.com/2012/02/contoh-percakapan-di-restoran-dalam.html
Copyright Sekolahoke.com - Belajar Bahasa Inggris Online di sekolahoke.com yuk! Klik aja http://www.sekolahoke.com/ Under Common Share Alike Atribution
Contoh percakapan di restoran mengunakan Bahasa Inggris. Waiter : Good afternoon. Jerry : Yes, Good afternoon. Waiter : Can I help you? Jerry : I want pizza with topping cheeze. And you Helen. Helen : Pizza with potatoes. Waiter : Drink? Jerry : Two orange juice please. Waiter : Ok. Wait a moment.

Read more at: http://www.sekolahoke.com/2012/02/contoh-percakapan-di-restoran-dalam.html
Copyright Sekolahoke.com - Belajar Bahasa Inggris Online di sekolahoke.com yuk! Klik aja http://www.sekolahoke.com/ Under Common Share Alike Atribution

Baca Selengkapnya ....

Sejarah Bar

Posted by Kakakku Kerja Di Rumah 0 komentar
Kata Bar yang kita tau sekarang ini, adalah dari Amerika utara. Pada saat itu, setiap bar dilengkapi dengan sebuah penghalang yang terbuat dari kayu, yang pada saat itu muncul istilah Barrier yang mempunyai arti penghalang atau pembatas. Nah dari Barrier itulah kemudian muncul istilah ” Bar “. Dengan perkembangan jaman akhirnya Barrier menjadi ” bar counter “. Fungsi dari bar counter saat sekarang ini antara lain :
  • Sebagai Dekorasi. Dengan desain interior bar yang menarik diharapkan bisa menambah semarak bar yang bersangkutan.
  • Sebagai tempat untuk menikmati hidangan minuman.
  • Spesial store. Tempat untuk menyimpan peralatan bar yang diharapkan dapat mempermudah pekerjaan karena penyimpanan yang terjangkau sehingga dapat memberi kepuasan pelanggan dalam penyajian minuman.
  • Tempat berlindung. Terutama bila mana pelanggan terlalu banyak minum yang mengakibatkan mabuk.


Di Indonesia pengertian tentang bar terdapat pada Peraturan Pemerintah (PP) no. 24 tahun 1979 pasal 1 sub j, yang bunyinya adalah sebagai berikut: Bar adalah setiap usaha komersial yang ruang lingkup kegiatannya menjual berbagai jenis minuman terutama ‘alcoholic beverages’ termasuk pula ‘mixed drink’ di tempat usahanya untuk para tamunya.
Pada ketentuan ini pula dipaparkan bahwa usaha bar harus memenuhi aspek-aspek sebagai berikut:
1. Aspek Bangunan.Harus memiliki bangunan tetap/permanen sebagai tempat usaha dan tela dilengkapi dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang sah dari pemerintah.
2. Aspek bentuk Usaha. Harus memiliki izin usaha sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan pemerintah.
3. Aspek Pengelolaan. Harus dikelola secara profesional, baik dari segi pengadaan minuman/bahan-bahan lainnya, penyiapan dan pembuatan minuman (terutama minuman campuran), teknik penyajian, sistem penjualan administrasi maupun management pengelolaan bar secara umum.
4. Aspek Tempat Minum. Harus memiliki ruangan/tempat minum berikut fasilitas lain yang menunjang.
5. Aspek Usaha Pokok. Merupakan usaha utama yakni berupa penjualan minuman termasuk penyajiannya.
6. Aspek Masa Produksi. Produk utama berupa minuman, terutama minuman beralkohol (alcoholic drink) termasuk minuman campuran (mixed drink).
7. Aspek Jam Kerja. Beroperasi pada jam kerja Bar pada umumnya untuk melayani tamu yang ingin minum.

Baca Selengkapnya ....

HOTEL

Posted by Kakakku Kerja Di Rumah 0 komentar

Definisi Hotel, Hotel adalah suatu bentuk bangunan, lambang, perusahaan atau badan usaha akomodasi yang menyediakan pelayanan jasa penginapan, penyedia makanan dan minuman serta fasilitas jasa lainnya dimana semua pelayanan itu diperuntukkan bagi masyarakat umum, baik mereka yang bermalam di hotel tersebut ataupun mereka yang hanya menggunakan fasilitas tertentu yang dimiliki hotel itu. Pengertian hotel ini dapat disimpulkan dari beberapa definisi hotel seperti tersebut di bawah ini :
a. Salah satu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau keseluruhan bagian untuk jasa pelayanan penginapan, penyedia makanan dan minuman serta jasa lainnya bagi masyarakat umum yang dikelola secara komersil (Keputusan Menteri Parpostel no Km 94/HK103/MPPT 1987)
b. Bangunan yang dikelola secara komersil dengan memberikan fasilitas penginapan untuk masyarakat umum dengan fasilitas sebagai berikut :
1) Jasa penginapan
2) Pelayanan makanan dan minuman
3) Pelayanan barang bawaan
4) Pencucian pakaian
5) Penggunaan fasilitas perabot dan hiasan-hiasan yang ada di dalamnya.
(Endar Sri,1996:8)
c. Sarana tempat tinggal umum untuk wisatawan dengan memberikan pelayanan jasa kamar, penyedia makanan dan minuman serta akomodasi dengan syarat pembayaran (Lawson, 1976:27)


Karakteristik Hotel
Perbedaan antara hotel dengan industri lainnya adalah :
a. Industri hotel tergolong industri yang padat modal serta padat karya yang artinya dalam pengelolaannya memerlukan modal usaha yang besar dengan tenaga pekerja yang banyak pula.
b. Dipengaruhi oleh keadaan dan perubahan yang terjadi pada sektor ekonomi, politik, sosial, budaya, dan keamanan dimana hotel tersebut berada.
c. Menghasilkan dan memasarkan produknya bersamaan dengan tempat dimana jasa pelayanannya dihasilkan.
d. Beroperasi selama 24 jam sehari, tanpa adanya hari libur dalam pelayanan jasa terhadap pelanggan hotel dan masyarakat pada umumnya.
e. Memperlakukan pelanggan seperti raja selain juga memperlakukan pelanggan sebagai patner dalam usaha karena jasa pelayanan hotel sangat tergantung pada banyaknya pelanggan yang menggunakan fasilitas hotel tersebut.

Jenis Hotel
Penentuan jenis hotel tidak terlepas dari kebutuhan pelanggan dan ciri atau sifat khas yang dimiliki wisatawan (Tarmoezi, 2000) :
5) Berdasarkan hal tersebut, dapat dilihat dari lokasi dimana hotel tersebut dibangun, sehingga dikelompokkan menjadi:

a. City Hotel
Hotel yang berlokasi di perkotaan, biasanya diperuntukkan bagi masyarakat yang bermaksud untuk tinggal sementara (dalam jangka waktu pendek). City Hotel disebut juga sebagai transit hotel karena biasanya dihuni oleh para pelaku bisnis yang memanfaatkan fasilitas dan pelayanan bisnis yang disediakan oleh hotel tersebut.
b. Residential Hotel
Hotel yang berlokasi di daerah pinngiran kota besar yang jauh dari keramaian kota, tetapi mudah mencapai tempat-tempat kegiatan usaha. Hotel ini berlokasi di daerah-daerah tenang, terutama karena diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin tinggal dalam jangka waktu lama. Dengan sendirinya hotel ini diperlengkapi dengan fasilitas tempat tinggal yang lengkap untuk seluruh anggota keluarga.
c. Resort Hotel
Hotel yang berlokasi di daerah pengunungan (mountain hotel) atau di tepi pantai (beach hotel), di tepi danau atau di tepi aliran sungai. Hotel seperti ini terutama diperuntukkan bagi keluarga yang ingin beristirahat pada hari-hari libur atau bagi mereka yang ingin berekreasi.
d. Motel (Motor Hotel)
Hotel yang berlokasi di pinggiran atau di sepanjang jalan raya yang menghubungan satu kota dengan kota besar lainnya, atau di pinggiran jalan raya dekat dengan pintu gerbang atau batas kota besar. Hotel ini diperuntukkan sebagai tempat istirahat sementara bagi mereka yang melakukan perjalanan dengan menggunakan kendaraan umum atau mobil sendiri. Oleh karena itu hotel ini menyediakan fasilitas garasi untuk mobil.

Segi Jumlah Kamar Hotel

Menurut Tarmoezi (Tarmoezi,2000:3), dari banyaknya kamar yang disediakan, hotel dapat dibedakan menjadi :
a. Small Hotel
Jumlah kamar yang tersedia maksimal sebanyak 28 kamar.
b. Medium Hotel
Jumlah kamar yang disediakan antara 28- 299 kamar.
c. Large Hotel
Jumlah kamar yang disediakan sebanyak lebih dari 300 kamar.

Klasifikasi Hotel
Menurut keputusan direktorat Jendral Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi no 22/U/VI/1978 tanggal 12 Juni 1978 (Endar Sri, 1996 : 9), klasifikasi hotel dibedakan dengan menggunakan simbol bintang antara 1-5. Semakin banyak bintang yang dimiliki suatu hotel, semakin berkualitas hotel tersebut. Penilaian dilakukan selama 3 tahun sekali dengan tatacara serta penetapannya dilakukan oleh Direktorat Jendral Pariwisata.

Baca Selengkapnya ....
peluang usaha
Ricky Pratama's Blog support EvaFashionStore.Com - Original design by Bamz | Copyright of Jual Alat general check up QUANTUM RESONANCE MAGNETIC ANALYZER PALING MURAH SE INDONESIA dp 0 JUTA.