Bisnis saling asih asah dan asuh peluang usaha
Tampilkan postingan dengan label Anatomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anatomi. Tampilkan semua postingan

Bagaimana cara mengatasi fungsi sekresi empedu dengan cara QRMA|Bio Quantum| ahmad nur kholis|081213162228atau085713162228|murah dan mudah|jakarta

Posted by Unknown Jumat, 22 Mei 2015 0 komentar


Fungsi Sekresi Empedu: Empedu merupakan produk akhir dari metabolisme di hati, yang memiliki peran dalam pencernaan lemak dan menyerap vitamin larut lemak A, D, E dan K.
Empedu mengandung beberapa komponen diantaranya yaitu garam empedu, figmen empedu, elektroloit, kolesterol dan lemak. Namun yang akan di bahas terkait dengan eksekresi getah empedu yaitu garam empedu dan pigmen hati terutama bilirubin.
Garam empedu


Sebelum makan, garam-garam empedu menumpuk di dalam kandung empedu dan hanya sedikit empedu yang mengalir dari hati. Makanan di dalam duodenum memicu serangkaian sinyal hormonal dan sinyal saraf sehingga kandung empedu berkontraksi. Sebagai akibatnya, empedu mengalir ke dalam duodenum dan bercampur dengan makanan.

Garam empedu meningkatkan kelarutan kolesterol, lemak dan vitamin yang larut dalam lemak untuk membantu proses penyerapan. Garam empedu merangsang pelepasan air oleh usus besar untuk membantu menggerakkan isinya.

Garam empedu kembali diserap ke dalam usus halus, disuling oleh hati dan dialirkan kembali ke dalam empedu. Sirkulasi ini dikenal sebagai sirkulasi enterohepatik.
Jumlah rata-rata sekresi empedu tergantung oleh berbagai faktor. Rangsangan dari vagal dapat meningkatkan produksi empedu hingga dua kali lipat lebih banyak. Hormon sekretin yang merangsang sintesis dari cairan pankreas yang kaya akan Na-bikarbonat, juga merangsang sekresi empedu. Ketika aliran darah yang melalui hati meningkat, maka sekresi dari empedu juga akan meningkat. Keberadaan jumlah garam empedu yang tinggi di darah juga akan meningkatkan sekresi empedu.

Bila makanan masuk ke mulut, resistensi katup Oddi menurun. Asam lemak dalam duodenum mengeluarkan hormon kolesistokinin (CCK), yang menyebabkan kandung empedu berkontraksi. Asam hasil pencernaan protein dan Ca2+ juga merangsang sekresi CCK. Zat-zat yang menyebabkan kontraksi kandung empedu dinamakan kolagogue. Pembentukan empedu ditambah dengan rangsangan nervus vagus oleh hormon sekretin meningkatkan kadar air dan HCO3- empedu. Zat-zat yang meningkatkan sekresi dinamakan koleretik. Garam empedu sendiri merupakan koleretik fisiologis yang penting. Sebenarnya garam-garam empedu yang direabsorpsi dari usus menghambat sintesis asam-asam empedu yang baru, tetapi garam-garam empedu sendiri disekresi dengan cepat dan jelas meningkatkan aliran empedu.



Empedu mengalir dari hati melalui duktus hepatikus kiri dan kanan, lalu keduanya bergabung membentuk duktus hepatikus utama. Duktus hepatikus utama bergabung dengan saluran yang berasal dari kandung empedu (duktus sistikus) membentuk saluran empedu utama. Saluran empedu utama masuk ke usus bagian atas pada katup oddi, yang terletak beberapa sentimeter dibawah lambung. Sekitar separuh empedu dikeluarkan diantara jam-jam makan dan dialirkan melalui duktus sistikus ke dalam kandung empedu. sisanya langsung mengalir ke dalam saluran empedu utama, menuju ke usus halus. Jika kita makan, kandung empedu akan berkontraksi dan mengosongkan empedu ke dalam usus untuk membantu pencernaan lemak dan vitamin-vitamin tertentu.

Laju aliran dari empedu terjadi paling lambat pada saat puasa, dan sebagian besar empedu dialihkan ke kantung empedu (gallbladder) untuk dikonsentratkan. Ketika chyme dari makanan yang telah dicerna memasuki usus halus, asam lemak dan protein menstimulir sekresi dari sekretin dan kolesistokinin. Hormon-hormon ini mempunyai pengaruh yang amat penting pada sekresi eksokrin dari pankreas. Hormon-hormon tersebut juga penting untuk sekresi dan aliran empedu.

    Kolesistokinin : Nama dari hormon ini menggambarkan efeknya terhadap sistem empedu. Kolesisto = gallbladder (kandung empedu) dan kinin = pergerakan. Rangsangan yang paling berpotensi untuk dapat dilepaskannya hormon ini adalah kehadiran lemak di duodenum. Sekali dilepaskan , kolesistokinin akan menstimulir kontraksi dari kandung kemih dan saluran empedu yang akan mengakibatkan empedu dapat disampaikan ke dalam usus.
    Sekretin : Hormon ini disekresikan untuk bertanggung jawab  terhadap asam di duodenum. Pengaruhnya pada sistem empedu sangat mirip dengan apa yang terjadi di pankreas. Sekretin menstimulir sel-sel saluran empedu untuk mensekresikan bikarbonat dan air, yang akan memperbesar volume dari empedu dan meningkatkan daya alirnya menuju usus halus


Proses reabsorpsi cairan empedu
Proses penyerapan garam empedu kembali diserap ke dalam usus halus, disuling oleh hati dan dialirkan kembali ke dalam empedu. Sirkulasi ini dikenal sebagai sirkulasi enterohepatik. Seluruh garam empedu di dalam tubuh mengalami sirkulasi sebanyak 10-12 kali/hari. Dalam setiap sirkulasi, sejumlah kecil garam empedu masuk ke dalam usus besar (kolon). Di dalam kolon, bakteri memecah garam empedu menjadi berbagai unsur pokok. Beberapa dari unsur pokok ini diserap kembali dan sisanya dibuang bersama tinja.

Sekitar separuh empedu ini dikeluarkan diantara jam-jam makan dan dialirkan melalui duktus sistikus ke dalam kandung empedu. Sisanya langsung mengalir ke dalam saluran empedu utama, menuju ke usus halus. Jika kita makan, kandung empedu akan berkontraksi dan mengosongkan empedu ke dalam usus untuk membantu pencernaan lemak dan vitamin-vitamin tertentu.



Quantum Resonance Magnetic Analyzer (QRMA) adalah Alat penganalisa kondisi tubuh yang cepat, murah dan mudah. Alat Kesehatan QRMA mengumpulkan frekuensi dan energyi tubuh manusia dari sensor medan magnetik melalui hand grip sensor. Kemudian membandingkan input yang didapat dari hand grip sensor dengan informasi kesehatan yang ada dalam data base alat. Apabila terjadi penyimpangan dalam proses, secara otomatis alat akan menganalisa data dengan fourier analysis method . Kemudian berdasarkan pada hasil analisa tersebut, QRMA akan mengeluarkan output berupa analisa kondisi dan masalah dalam tubuh orang yang dicek dan beberapa saran umum sebagai tindakan pencegahan.


Bagi Anda yang berminat untuk mendapatkan Alat General Check Up Canggih Ini

Dapat menghubungi Marketing terpercaya kami;

Ahmad Nur Kholis

081213162228
085713162228





Baca Selengkapnya ....

Cara hebat untuk mengecek fungsi Sekresi empedu dengan menggunakan QRMA|Bio QUANTUM|ahmad nur kholis|081213162228 atau 085713162228|alat kesehatan yang murah dan bisa dibawa kemana-mana|medan

Posted by Unknown 0 komentar


Fungsi Sekresi Empedu: Empedu merupakan produk akhir dari metabolisme di hati, yang memiliki peran dalam pencernaan lemak dan menyerap vitamin larut lemak A, D, E dan K.
Hati dapat dikaitkan sebagai alat ekskresi dan sekresi. Mengapa hati dapat dikaitkan sebagai alat sekresi ? Karena Hati menghasilkan empedu. Untuk itu, hati sebagai alat sekresi. Sedangkan Hati dikaitkan sebagai alat ekskresi karena empedu yang dikuluarkan mengandung zat sisa yang berasal dari sel darah merah yang rusak dan dihancurkan di dalam limpa di dalam hati, sel sel darah merah akan dipecah menjadi hemin dan globin.

Berikut adalah fungsi dari hati :
 Selain berfungsi sebagai pengeluaran, hati juga mempunyai fungsi lain yang berguna bagi tubuh antara lain :

    Menawarkan racun
    Menyimpan gula dalam bentuk glikogen
    membuat vitamin A yang berasal dari provitamin A
    Menghasilkan zat warna empedu
    Mengatur kadar gula dalam darah, membuat fibrinogen serta protombin.
    membuat fibrinogen serta protombin
    Tempat pembentukan urea



Hati sebagai Organ Ekskresi Dari beberapa fungsi hati yang terdapat diatas, yang terkait dengan fungsi ekskresi antara lain berikut ini :

A. Menghasilkan Getah Empedu
Getah empedu dihasilkan dari hasil perombakan sel darah merah. getah ini di tampung di dalam kantung empedu kemudian disalurkan ke usus 12 jari. Getah empedu pada dasarnya terdiri atas 2 komponen yaitu garam empedu dan zat warna empedu. Garam empedu berfungsi dalam proses pencernaan makanan yaitu untuk mengemulsi lemak.

Sedangkan zat warna empedu tidak berfungsi sehingga harus diekskresikan. Zat warna empedu yang diekskresikan atau dikeluarkan ke usu 12 jari, sebagian menjadi sterkobilin, Apa itu sterkobilin ? yaitu zat yang mewarnai feses dan beberapa diserap kembali oleh darah dibuang melalui ginjal sehingga membuat warna pada urine yang disebyt urobilin. Kedua zat ini mengakibatkan warna feses dan urine menjadi berwarna kuning kecoklatan.


b. Menghasilkan Urea
Urea merupakan salah satu zat hasil perombakan protein. Karena zat ini beracun bagi tubuh maka harus dibuang keluar tubuh. Dari hati urea diangkut ke ginjal untuk dikeluarkan bersama urine.

 Sistem Sekresi
Sekresi adalah proses pengeluaran zat yang masih diperlukan tubuh oleh suatukelenjar, misalnya hormone atau enzim.
            Manusia memiliki organ atau alat-alat ekskresi yang berfungsi membuang zat sisahasil metabolisme. Zat sisa hasil metabolisme merupakan sisa pembongkaran zatmakanan, misalnya karbon dioksida (CO2), air (H2O), ammonia (NH3), urea dan zatwarna empedu. Zat sisa tersebut sudah tidak berguna lagi bagi tubuh dan harusdikeluarkan karena bersifat racun dan dapat menimbulkan penyakit
Organ atau alat-alat ekskresi dan sekresi pada manusia terdiri dari :
ž   Paru-paru
ž  Hati
ž  Kulit
ž  Ginjal


Alat cek kesehatan Quantum Resonance Magnetic analyzer adalah alat bantu medis yang berguna untuk mereferensikan 39 anggota tubuh hanya dalam satu menit, tanpa ambil darah, tanpa rasa sakit sama sekali. QRMA sangat membantu bagi para praktisi kesehatan dalam mendiagnosa pasien, sehingga pemeriksaan akan lebih nyata mudah bisa langsung terlihat di komputer,
Lebih baik mencegah dari pada mengobati. cek mulai dari sekarang..
minat....
Segera hubungi marketing terpercaya kami...
Ahmad Nur Kholis
081213162228
085713162228

Baca Selengkapnya ....
peluang usaha
Ricky Pratama's Blog support EvaFashionStore.Com - Original design by Bamz | Copyright of Jual Alat general check up QUANTUM RESONANCE MAGNETIC ANALYZER PALING MURAH SE INDONESIA dp 0 JUTA.